Jangan Bilang "Bukan Urusan Saya"...!!!

22:52 Posted In , , , , 0 Comments »
Ini Menarik...

Ini Tragis...

Ini Harus dihentikan...

Sekarang...!!!


Hidup di lingkungan yang banyak dipenuhi remaja yang putus sekolah, itu sedang saya alami dan mungkin semua orang pun sama.

Banyak faktor yang menyebabkan kenapa mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mungkin hanya untuk bisa bersekolah, tapi yang jelas kebanyakan dari mereka bilang karena masalah "biaya".

Mungkin kata "tidak ada biaya dan kemiskinan" sudah merupakan suatu yang wajar di telinga kita, karena memang masalah materi adalah masalah semua orang dan orang terkaya pun akan mengalami masa-masa dimana ia merasa sedang tidak mempunyai uang.

Tapi bagaimana bila masalah yang "Umum" ini bermutasi menjadi masalah yang lebih kompleks, sebut saja menjadi "Tindak Kejahatan".

Tentu akan memberikan suatu jeda dan ganjalan di hati kita pada saat kita akan dengan mudahnya mengatakan "itu bukan urusan saya".

Betapa tidak, masalah yang semula kita anggap sepele ternyata berubah menjadi ancaman terhadap setiap sisi kehidupan manusia, tanpa memandang siapa dan dimana orang itu berada.

Kemiskinan sering dianggap sebagai aktor utama yang berperan sebagai pendukung terjadinya sebuah tindak kejahatan, tetapi yang banyak tidak kita sadari adalah kemiskinan juga bisa menjadi aktor utama yang berperan menjerumuskan seseorang untuk menjadi korban kejahatan.

Dan salah satu tindak kejahatan yang paling banyak menggunakan jasa kemiskinan adalah "Trafiking".

Trafiking atau secara sederhana biasa kita sebut dengan perdagangan manusia adalah "Costumer" tetap dari kemiskinan, sudah tidak sedikit orang yang terjebak dalam kemiskinan menjadi sasaran empuk bagi para pelaku perdagangan manusia, dari mulai penculikan, penjualan wanita dan anak, penjualan organ tubuh, termasuk mempekerjakan orang di luar negeri yang pada akhirnya berujung pada tidak dibayarnya gaji, penyekapan sampai dengan penyiksaan terhadap TKI bersangkutan.

Lalu bagaimana cara kita agar kejahatan perdagangan manusia ini tidak berlanjut?

Saya pernah mendengar sebuah istilah yang saya sendiri tidak tahu dengan jelas apakah istilah itu memang lazim untuk digunakan, istilah itu adalah "Buta Sosial".

Sewaktu saya mendengar istilah itu, tidak banyak kata yang bisa saya rangkum untuk menafsirkan istilah itu selain "Pedulilah Sedikit Terhadap Orang Lain".

Setidaknya menurut saya, agar trafiking itu tidak menyentuh kehidupan kita, kita pertama-tama harus mencoba untuk peduli terhadap trafiking itu sendiri. Karena dengan kepedulian kita terhadap trafiking maka sedikitnya kita akan mengetahui siapa dan bagaimana pelaku trafiking melaksanakan kejahatannya, siapa saja sasarannya dan juga kapan mereka akan bertindak.

Apabila kita sudah mengetahui tentang hal diatas, maka akan tumbuh kewaspadaan pada diri kita sendiri.

Dengan tumbuhnya kepedulian, kesadaran dan kewaspadaan kita terhadap tindak kejahatan trafiking, sedikit banyaknya kita akan menyampaikan kepada orang-orang terdekat kita agar berlaku waspada terhadap kejahatan trafiking, dan apabila tiap orang melakukan hal yang sama, maka semua orang akan memiliki kesadaran dan kewaspadaan juga kepedulian untuk mencegah terjadinya trafiking. Dan apabila hal itu terjadi, maka pelaku trafiking akan nyaris tidak mempunyai ruang dan kesempatan untuk melaksanakan aksi kejahatannya.

Mengapa Nyaris ? karena pelaku kejahatan trafiking akan selalu mencari cara baru dalam memperoleh korbannya, jadi kita pun hendaknya selalu meningkatkan kepedulian kita terhadap pencegahan dan pemberantasan trafiking, agar trafiking tidak bisa menyentuh orang di sekitar kita.

Ditulis Oleh :
Taufik "FX" Hidayat
Kru Radio Komunitas Caraka FM

0 komentar: