Usaha Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Ciborelang
23:14 0 Comments » Genap satu tahun berdirinya radio Caraka FM sebagai radio komunitas Ciborelang (tanggal 12 Maret 2008), telah menjadikan radio ini sebagai wahana untuk silaturahmi dan informasi bagi masyarakat Ciborelang dan sekitarnya.
Di awal berdirinya, Caraka FM merupakan radio komunitas yang kurang diterima warganya. Alhasil keberadaannya pun hanya sebagai radio amatiran yang dianggap sebagai radio ilegal yang mudah direkrut aparat hukum. Hambatan-hambatan telah dilalui dengan begitu kompleks menjadikan para pengurus radio berjuang sekuat tenaga untuk tetap menyosialisasikan keberadaannya di tengah masyarakat Ciborelang yang beragam kultur. Demi tercapainya misi Caraka sebagai sarana silaturahmi, komunikasi, dan pemberdaya masyarakat, para kru terus mencoba meningkatkannya dengan berbagai kegiatan. Dalam bebagai kegiatan ini, masyarakat banyak yang dilibatkan. Lambat-laun, masyarakat mulai antusias dengan keberadaan radio Caraka sebagai radio komunitas.
Berbagai kegiatan dan informasi yang disajikan dalam program radio komunitas ini tentu saja menjadi andalan bagi ke-khas-an Caraka FM. Semua program disusun berdasarkan minat masyarakat setempat terhadap informasi yang dibutuhkannya. Mulai dari acara pendidikan, isu komunitas, lingkungan, seni budaya, bahkan hiburan pun terprogram dengan penyajian yang dinamis. Program acara pun dibagi ke dalam dua bagian yaitu program on-air dan off-air. Program on-air tentu saja disajikan melalui jadwal acara siaran yang tersusun sistematis yang pada awal mengudaranya hanya sepuluh jam (mulai dari pukul 14.00 – 24.00), kemudian berkembang menjadi dua belas jam (mulai dari pukul 12.00 – 24.00). jadwal acara ini kemudian diubah kembali desesuaikan dengan minat masyarakat terhadap program-program yang disiarkan sehingga sampai saat ini Caraka FM stabil mengudara selama dua belaas jam (kecuali Minggu dari pukul 06.00 WIB dan Sabtu yang dimulai dari pukul 12.00 WIB). sementara untuk program off-air, Caraka FM bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk menggelar kegiatan-kegiatan yang bersifat umum, seperti menyambut hari raya, tahun baru, atau even-even lain yang masih ada kaitannya dengan kepentingan warga.
Caraka FM di samping sebagai radio komunitas, keberadaannya juga merupakan sebagai suatu lembaga. Dalam hal ini, Caraka sebagai lembaga telah melaksanakan kerja sama dengan beberapa LSM yang berkaitan dengan program Caraka. Beberapa program itu kemudian menjadi unggulan bagi Caraka, seperti program trafiking. Dalam program ini, Caraka mengadakan program tentang anti-trafiking yang kemudian bekerja sama dengan Disnakertrans, Pemdes Ciborelang, Fahmina Institute untuk menyosialisasikannya dalam bentuk diskusi dan talkshow (on-air). Sementara itu, dalam kegiatan trafiking off-air Caraka melakukan pendampingan terhadap masyarakat Ciborelang dan sekitarnya yang menjadi korban trafiking. LSM yang bekerja sama dalam pendampingan ini antara lain; Solidaritas Perempuan (SP), Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Sahabat Perempuan (SAPU), dan LSM lainnya yang berkaitan dengan program antitrafiking.
Beberapa peristiwa menarik dalam program yang diselenggarakan Caraka ini tentu saja merupakan catatan yang gemilang bagi para kru. Ketika kru Caraka melakukan sosialisasi trafiking, masyarakat sudah mulai mengenal istilah ini. Mereka sudah mulai merespons penyiar melalui opini-opini mereka yang masuk melalui sms. Ketika warga merasa bahwa di sekitar tempat tinggalnya ada korban trafiking, mereka langsung datang ke Caraka untuk sekadar mencari informasi mengenai trafiking bahkan meminta untuk melaksanakan pendampingan terhadap korban trafiking. Dari sinilah keberadaan Caraka seolah mulai dibutuhkan masyarakat. Keberfungsiannya sebagai radio komunitas mulai tampak.
Ketika program on-air berjalan, program off-air pun berjalan.
Adanya kebersamaan dan kesadaran atas kepentingan bersama antarsesama penyiar dan pengurus diperoleh karena bentuk kepercayaan yang ditanamkan bagi semuanya. Ketika seseorang itu sudah mulai masuk ke Caraka tanpa menempatkan posisinya sebagai orang penting, maka di sinilah Caraka membuka diri, sehingga orang-orang tersebut diberi kepercayaan untuk menjadi penyiar atau pengurus program. Ketika kepercayaan itu sudah dapat kita pegang, maka akan ada rasa tanggung jawab dan kesadaran untuk memajukan Caraka. Keeksisan para penyiar dan pengurus tersebut terjadi karena hal-hal tersebut di atas.
Tentu masih banyak harapan dan tujuan yang ingin dicapai dalam memajukan radio komunitas ini. Program ke depan, Caraka akan lebih menitikbertkan lagi ke arah pemberdayaan dan pendidikan masyarakat sekitar, seperti akan dibukanya program internet dan perpustakaan umum bagi masyarakat.
ditulis oleh :
St. Yam, Kru Radio Komunitas Caraka FM


0 komentar:
Poskan Komentar